Kemandirian NU, PWNU Jatim Komitmen Lakukan Pengawalan Pendirian BMT NU

berita terbaru nu kita
Suasana Rapat Koordinasi Pendirian 100 Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU). (Foto: Istimewa)
Senin, 13 September 2021 - 08:44 WIB | Dilihat: 273

NUKITA.ID, SURABAYA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur berkomitmen untuk melakukan pengawalan pendirian 100 Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) di berbagai kabupaten/ kota. 

Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, Sabtu (11/09/2021). 

Adapun peserta yang hadir di kantor PCNU Jombang ini merupakan perwakilan PCNU Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Ngawi, serta Kabupaten Mojokerto. 

Sementara rakor ini juga dihadiri KH Abd Salam Sochib Wakil Ketua PWNU Jatim bersama sejumlah pengurus lainnya. 

Rakor bersama perwakilan lima PCNU itu dilakukan sebagai ikhtiar menuju kokohnya kemandirian jamiyah menjelang satu abad NU. 

“Ini langkah kongkret dari tindak lanjut pada saat peringatan Hari Lahir (Harlah) NU beberapa waktu lalu di PWNU Jatim. Kemudian ini juga tindak lanjut dari Turba PWNU Jatim,” kata H Amin Mujib, Koordinator Bidang Pengembangan Ekonomi Umat PWNU Jatim kepada NU Online Jatim usai acara. 

Ia menjelaskan, BMTNU merupakan salah satu media yang tepat untuk mengumpulkan sumber ekonomi yang ada di NU. 

“Dan ini mudah dipahami warga kita, karena ini pada prinsipnya adalah yang memiliki dana itu disimpan, simpanan ini digunakan untuk membiayai warga kita yang memang perlu pembiayaan. Misal untuk usaha mereka,” jelasnya. 

Gus Mujib meyakini dana milik Nahdliyin yang ada di luar lembaga keuangan NU cukup banyak. “Ini kan eman kalau tidak dikelola sendiri. Untuk itu, hari ini kita lakukan koordinasi bagaimana mengkonkretkan langkah itu supaya pendirian BMT itu bisa segera terealisasi dalam koordinasi PWNU,” ungkapnya. 

Ia memastikan, pihaknya sudah menargetkan pendirian 100 BMTNU di wilayah Jatim tuntas sebelum NU berusia satu abad. “Saat ini sudah ada sekitar 32 BMTNU di seluruh Jatim,” ujarnya. 

Adapun untuk pengawalan di kabupaten/kota, ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan verifikasi sejumlah PCNU yang memiliki keinginan untuk mendirikan BMTNU. 

“Dari beberapa PCNU yang sudah kita lakukan Turba, kita lihat, kita pantau yang memang benar-benar siap mendirikan BMTNU nanti akan kita koordinasikan lagi. Jadi, ini masih langkah awal diikuti 5 PCNU,” beber Gus Amin. 

Menurutnya, bagi PCNU yang sudah menyatakan siap akan diberi pedoman pendirian BMTNU. Sebab, seluruh pendirian BMTNU nantinya harus mengikuti standarisasi yang ditentukan PWNU Jatim. 

“Dengan pilot project yang ada di BMTNU Jombang ini kita coba standarisasi. Mulai dari bisnis prosesnya, Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya, produk-produk minimal yang bisa ditawarkan, prosedur kewenangan, dan lainnya,” tandasnya.

Sumber: jatim.nu.or.id


Pewarta :
Editor :
Tags : , , , , ,

Comments: